06 January 2013

Bercinta Dengan Kekosongan

Who said that crying is just for girls? Sometimes, crying is the best way to express your feeling when words can't be said. But, don't get too much, it'll hurt yourself. I'm crying for you, girl.
Dirimu mengaburkan segalanya.
Sesaat dirimu mengaburkan kebencian, sesaat dirimu mengaburkan kasih sayang.
Dirimu bukan manusia sempurna, memang. Aku bukan manusia sempurna, memang.
Manusia-manusia itu juga tidak sempurna, memang.
Lalu siapa yang sempurna? Jelas kesempurnaan itu sendiri.


Aku enggan mengakhirinya dengan maki dan benci mendalam. Namun pedih kecewa yang terukir dalam bingkai terakhir ini, tak sesederhana yang kau bayangkan.
Ya, ini bingkai terakhir untuk kita.
Yang kutemui hanyalah bingkai omong kosong dan semerbak bangkai hati yang membusuk dengan caranya.
Biarlah hati ini kembali pada tanahnya.

Kita tak kan pernah bisa membangun rumah, kalau pun tidak diawali dengan fondasi.
Baru saja mata hatiku dicelikkan oleh waktu. Bahkan untuk mendirikan sebuah gubuk pun kita tak mampu.
Lalu apa yang dapat kita bangun? Tenda? Mungkin bisa, mungkin tidak.
Semua itu tergantung pada siapa yang sebenarnya ada di dalam diri kita, siapa yang ada di dalam keputusan kita. Diri kita sendiri, atau orang lain?

Aku tidak merajami dirimu dengan kebencian. Usai sudah aku mempermasalahkan aral lama yang hadir kembali berulang-ulang kali, dan menggendalakan sebuah hubungan sepasang anak manusia. Dan tidak perlu main tarik ulur lagi.
Keikhlasanku sudah sampai pada puncaknya. Bagaimana dengan kamu, sayang?
Aku sudah habis kata melalui tulisan, mungkin apabila ada lagi yang hendak aku katakan, biarlah beberapa teguk bir yang menghantarkannya padamu dan biarkanlah sisi mabuk mengindahkan segala keburukan yang ada. Cuma ilusi besar. Carilah kenyataan bahwa dirimu bisa tetap bahagia. Apapun yang terjadi.

Maaf kalau keputusan ini melebur perasaanmu.
Karena sesungguhnya keputusanku sudah mengerti betul kulit, daging, dan inti cerita kita.
Keputusan bulat yang tak terelakkan kekuatannya.
Terima kasih sudah memberiku banyak kesempatan dan penghargaan yang melekat di hati.
Terima kasih atas pengorbanan darimu selama ini. Aku paham benar, semua itu tidak mudah.
Terima kasih sudah mengaburkan kasih sayang dan juga kebencian. Sekarang, aku ingin bercinta dengan kekosongan. Tidak ada kasih, tidak ada benci. Kosong.

Arya Adikristya Nonoputra
Sidoarjo - Jan 6, 2013
5 Arya Adikristya: Bercinta Dengan Kekosongan Who said that crying is just for girls? Sometimes, crying is the best way to express your feeling when words can't be said. But, don&#...

3 comments:

  1. Jadi ceritanya ini curhatan apa gimana?

    Hahaha

    -jason fox-

    ReplyDelete
  2. www.indobet77.com

    Master Agen Bola , Casino , Tangkas , Togel Terbesar
    dan Terpercaya Pilihan Para Bettor

    Promo terbaru :
    - Bonus 10% New Member Sportsbook:
    - Bonus 5% Next Deposit Sportsbook :
    - Bonus 5% New Member Casino Online :
    - Bonus 10% Setiap Hari Bola Tangkas :
    - CASHBACK untuk Member Up TO 5 %
    - BONUS REFERRAL 5% + 1% Seumur Hidup


    untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
    - YM : indobet77_sb2@yahoo.com
    - EMAIL : indobet77@gmail.com
    - WHATSAPP : +63 905 213 7238
    - WECHAT : indobet77
    - SMS CENTER : +63 905 213 7238
    - PIN BB : 2B65A547 / 24CC5D0F

    Salam Admin ,
    http://indobet77.com/

    ReplyDelete

Thanks for your lovely comment!

< >